Kami dipertemukan di bangku kuliah. Awalnya biasa saja, dua orang yang berlalu lalang tanpa banyak bicara. Tapi diam - diam, takdir sedang merangkai kisahnya.
Kekaguman mulai tumbuh dari hal - hal sederhana. Kelembutan hati, dan kepintaran yang terpancar dari caranya memahami dunia.
Kami sama - sama tergabung dalam organisasi kampus. Dimana kedekatan perlahan tumbuh lewat percakapan, kerja sama. Hingga disuatu malam penuh bintang, tanpa sentuhan, hanya memandang langit, kami menyadari bahwa ada rasa yang berbeda.
Butuh waktu dan keberanian untuk saling mengungkapkan. Namun, saat akhirnya kami saling bicara dari hati ke hati, kami tahu rasa itu telah lama tumbuh didalam diri masing - masing.
Empat tahun kami berjalan bersama. Bukan tanpa badai, tapi kami belajar untuk saling menerima, saling memahami, saling menguatkan, dan saling mencintai dengan cara yang paling dewasa. Kami tidak sempurna, tapi kami saling melengkapi.
Dan kini, kami memutuskan untuk melangkah lebih jauh. Menjadi satu dalam ikatan suci pernikahan. Menjadi rumah satu sama lain. Seumur hidup.