“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
Kepada Yth. Bapak / Ibu /Saudara/i
Minggu, 12 April 2026
R
P
"Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."
- Matius 19:6 -
Salam Sejahtera
Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Indah saat Dia mempertemukan, indah saat Dia menumbuhkan kasih, dan indah saat Dia mempersatukan putra-putri kami dalam suatu ikatan pernikahan kudus.
The Bride
Rachel Priska Destiyanti
Putri Pertama dari
Bapak Paryanto & Ibu Supriyati
The Groom
Paulus Bangkit Triyoso
Putra Ketiga dari
Bapak Yohanes Tukino (✞) & Ibu Victorina Kustini
Pada akhir tahun 2020, Tuhan mempertemukan kami dengan cara yang sederhana, melalui sebuah pertemuan tak terduga di Instagram. Dari percakapan kecil yang tampak biasa, perlahan tumbuh cerita yang tidak pernah kami sangka sebelumnya.
Kami memberanikan diri untuk bertemu, mengenal, dan akhirnya memilih untuk berjalan bersama dalam sebuah komitmen.
Namun perjalanan kami tidak selalu dekat. Hanya beberapa waktu bersama, kami harus belajar mencintai dari kejauhan. Terpisah oleh negara, bahkan benua. Lima tahun lamanya kami menjalani hari dengan rindu, menunggu di antara perbedaan waktu dan jarak yang panjang.
Dalam setiap jarak yang terbentang, kami belajar tentang kesetiaan, kesabaran, dan arti saling menjaga. Dan kami percaya, bukan hanya kami yang berjalan di dalam cerita ini, tetapi ada kasih Tuhan yang selalu menyertai setiap langkah kami.
Hingga pada waktunya, Tuhan menuntun kami sampai di titik ini untuk menyatukan dua perjalanan menjadi satu tujuan yang sama, melangkah bersama dalam pernikahan kudus.
Wedding Gift
Minggu, 12 April 2026