













Kami bertemu tanpa pernah tahu bahwa hari itu akan menjadi awal dari cerita yang begitu panjang.
Okta datang bersama temannya, begitu juga Goho. Di tengah candaan sederhana, justru Goho yang diam-diam memperhatikan. Sepulangnya, ia mencari cara untuk bisa mengenal Okta lebih dekat. Sedangkan Okta? Awalnya cuek, dan rasanya tidak ingin membawa perkenalan itu terlalu jauh.
Sampai akhirnya, sebuah kencan sederhana untuk menjenguk teman di rumah sakit mempertemukan kami lebih dekat. Dari sana, semuanya berjalan perlahan. Perhatian kecil, waktu yang diberikan, dan effort yang terus ada, sedikit demi sedikit membuat Okta luluh.
Hanya kami berdua, Goho memberikan sebuah cincin. Tidak ada keramaian, tidak ada yang istimewa bagi orang lain. Tapi bagi kami, momen sederhana itu menjadi salah satu bagian yang paling berarti.
Lalu 4 April 2026, dua keluarga dipertemukan dalam sebuah langkah sederhana menuju pernikahan.
Kadang, cerita terbaik memang dimulai tanpa rencana.
Kami yang awalnya tidak pernah menyangka akan sampai sejauh ini, akhirnya belajar bahwa Cinta tidak selalu datang dengan cara yang besar—kadang, ia tumbuh pelan-pelan dari sebuah pertemuan sederhana, sampai akhirnya terasa seperti rumah.
Dan hari ini, kami sampai di sini.
Bukan karena sejak awal kami tahu akan berakhir bersama, tapi karena sepanjang perjalanan, kami terus memilih satu sama lain.