“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
Kepada Yth. Bapak / Ibu /Saudara/i
Minggu, 14 Juni 2026
M
R
“ Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya "
( Ar-Ruum ayat 21 )
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami.
The Bride
Mayangsari, S.Ak.
Putri dari
Bapak Dadang Ismail
& Ibu Patimah
The Groom
Satryo Ramanda, S.S.
Putra dari
Ibu Ervina Pratiwi & Bpk Danny M.M Pora, S.STP.
Serta
Ayah Junaeni & Ibu Imas Masriah
15 tahun saling mengenal.
8 tahun berjalan bersama.
Dalam angka, mungkin hanya terlihat seperti rentang waktu yang panjang. Tapi di dalamnya: ribuan percakapan, ratusan kenangan, limpahan tawa, beberapa tetes air mata, dan banyak sekali pelajaran tentang bertumbuh.
Ada orang yang datang hanya untuk singgah. Ada pula yang hadir begitu lama hingga kita lupa kapan tepatnya mereka mulai menjadi bagian penting dari cerita.
Kami pertama kali saling mengenal di kelas lima sekolah dasar. Dua anak kecil yang belum paham banyak hal tentang hidup. Tak pernah terbayang, pertemuan sederhana itu suatu hari akan membawa kami sampai ke titik ini.
Waktu kemudian membawa kami ke jalan yang berbeda. Hingga tahun 2018, sebuah percakapan sederhana mempertemukan kami kembali. Dari sana, semuanya dimulai.
Perlahan, kami saling mengenal lebih jauh, saling memahami, membangun hubungan yang tumbuh seiring waktu.
Sejak awal, hubungan ini tak pernah kami jalani untuk sekadar mengisi waktu. Kami sama-sama berharap, suatu hari nanti perjalanan ini akan bermuara pada tujuan yang sama. Tapi saat itu kami masih begitu muda. Pernikahan terasa begitu jauh—sebuah mimpi yang kami simpan diam-diam sambil terus melangkah.
Tahun demi tahun berlalu. Kami bertumbuh bersama dalam perubahan. Belajar dalam perbedaan. Bertahan dalam keraguan. Dan tetap menemukan rumah pada orang yang sama.
Karena delapan tahun bukan hanya tentang waktu yang berhasil dilewati. Delapan tahun adalah tentang pilihan yang terus diperbarui: tetap menggenggam ketika hidup menghadirkan banyak persimpangan, dan tetap memilih satu sama lain ketika dunia menawarkan begitu banyak kemungkinan.
Pada Juni 2025, kami saling menukar cincin. Setahun kemudian, Juni 2026, kami bersiap mengucapkan janji suci pernikahan.
Lima belas tahun lalu, kami hanyalah dua anak kecil yang saling mengenal. Delapan tahun lalu, kami memulai perjalanan ini dengan harapan sederhana: semoga suatu hari nanti, kita sampai.
Hari ini, kami berdiri di ambang babak baru, dengan rasa syukur yang tak pernah sederhana.
Karena setelah semua waktu yang berlalu, semua proses yang dijalani, dan semua pilihan yang terus diteguhkan…
Kami benar-benar sampai.
Wedding Gift