Marriage is the golden ring in a chain whose beginning
is a glance and whose ending is eternity
September 2023
Perkenalan Jipson dan Serly dimulai dari satu tujuan, yakni menemukan pasangan yang memiliki visi dan misi yang sama.
Perkenalan dimulai ketika rekan Serly bernama Pdt. Elfrida Nababan sedang mempersiapkan pesta pernikahan dengan
Raymond Tarihoran, yakni rekan sewaktu kuliah Jipson. Atas dorongan Raymond dan Pdt. Elfrida, Jipson memberanikan diri
untuk berkenalan dengan Serly. Awalnya, mereka hanya berkenalan via whatsapp dan berbincang seadanya melalui pesan teks
dan beberapa kali telepon suara (belum video call). Mereka terpaut jarak yang cukup jauh. Serly berada di Tarutung sedangkan
Jipson ada di Mukomuko. Mereka mulai saling mengenal dari cerita demi cerita.
Oktober 2023
Setelah berkenalan online selama kurang lebih satu bulan, tanpa menunda dan bertele-tele, Jipson pun berangkat untuk
menjumpai Serly di Tarutung. Pada waktu itu, tepat di ulang tahun Serly. Jipson menempuh kurang lebih perjalanan yang
panjang selama 20 jam dari Padang menuju Tarutung untuk berjumpa dengan Serly.
5 November 2023
Setelah perjumpaan secara langsung tersebut, Jipson menyatakan keinginan untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan
Serly. Setelah mendengar pernyataan Jipson, Serly hanya meminta kesungguhan Jipson dengan segala ucapan dan
keinginannya tersebut. Serly meminta Jipson untuk menjumpai Ito (abang laki-laki) Serly di Medan terlebih dahulu. Jipson
menyanggupi permintaan Serly.
Desember 2023
Jipson kembali menempuh perjalanan yang jauh dari Mukomuko menuju Medan untuk berjumpa dengan Ito Serly, yakni
Bapak Mariana Tampubolon. Dalam perjumpaan tersebut, Ito Serly memberikan nasihat untuk bertanggung jawab terhadap
niat baik Jipson. Setelah itu, Jipson dan Serly pun memulai langkah untuk menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih menuju
jenjang yang lebih serius. Keduanya kembali menjalani hubungan jarak jauh, yakni Tarutung dan Mukomuko.
April 2024
Setelah pesta pernikahan Abang Jipson di Dolok Sanggul, Jipson dan Serly memantabkan langkah menuju Bangka Belitung
untuk bertemu dengan orangtua Serly. Perjalanan yang jauh selama 4 hari 3 malam ditempuh keduanya untuk meminta restu
orangtua Serly. Pada perjumpaan pertama, orangtua Serly hanya meminta keduanya saling bertanggungjawab dan mengasihi
satu sama lain. Mereka meminta Jipson untuk mendukung Serly dalam segala pelayanannya di tengah jemaat. Dengan
mengandalkan pengasihan Allah, keduanya berjanji untuk saling mengasihi, menghargai dan mendukung satu sama lain.
Desember 2024
Setelah lebih dari satu tahun menjalin hubungan, Jipson dan Serly menghadapi banyak gelombang. Gelombang tersebut tidak
hanya karena jarak yang jauh, namun juga dari sekeliling keduanya. Sejak Juni 2024, Bapak Serly harus menjalani kemoterapi
dan lain sebagainya. Di sisi lain, sanak keluarga Jipson juga sempat mengalami kondisi kelemahan tubuh sehingga keduanya
memutuskan untuk menunggu keadaan yang lebih baik dan stabil terlebih dahulu. Ketika kondisi di tengah kedua belah pihak
keluarga mulai membaik dan stabil, Jipson terlebih dahulu meminta ijin kedua orangtuanya untuk menjadikan Serly sebagai
menantu orangtuanya. Dengan dukungan setulus hati, orangtua Jipson mendoakan langkah Jipson. Lalu Jipson datang kembali
bersama dengan Serly ke Bangka bertemu dengan kedua orangtua Serly untuk meminta restu menikahi Serly dan menjadi
menantu mereka Kedua orangtua Serly merestui permintaan tersebut. Lalu kedua belah pihak keluarga menyepakati waktu
yang terbaik, yakni di pertengahan tahun 2025.
Maret 2025
Pada 12 Maret 2025, Allah menyatakan kedaulatanNya di tengah keluarga Serly dan di dalam hubungannya dengan Jipson.
Bapak Serly (S.M. Tampubolon/Op. Mariana Doli) telah berpulang ke rumah Bapa di Surga. Di tengah kondisi yang berat
tersebut, keduanya tetap saling merangkul untuk memulihkan diri. Atas dasar persetujuan keluarga besar dari kedua belah
pihak, Serly dan Jipson, keduanya kembali melangkah untuk melanjutkan perjuangan mengikat janji kudus dan berkat
pernikahan. Keduanya tetap melangkah bersama untuk menerima berkat dari Allah dalam janji pernikahan mereka.
Demikianlah perjalanan dan perjuangan keduanya.
Selamat memasuki suasana baru ito Serly dan lae Jipson Simanjuntak... kiranya kalian menemukan bunga di langkah demi langkah perjalanan rumahtangga kalian. Meski sesekali bertemu duri atau kerikil kiranya tidak membuat kalian berhenti saling mencintai, selamat menyemai cinta kasih...
Sebuah perjumpaan yg dituluskan dan dilancarkan Tuhan sampai akhirnya menuju pd pernikahan. Amazing God to love love you both. Be happy forever in Love of God.
Selamat mengarungi bahtera rumah tangga bersama kekasih hati, Sherly.. kiranya Cinta Allah menjadi pondasi yang menguatkan dalam mengalami tiap lika-liku badai kehidupan. Tuhan memberkati π
Lancar sampai hari H nanti kaa.
Cielah yang akan memulai bab baru yang ditulis dengan tinta cinta yang takkan pudar.
Semoga cinta yang tumbuh antara kaka dan abang,
menjadi mata air yang tak pernah kering,
mengalirkan kehangatan di setiap pagi,
dan meneduhkan hati di setiap senja.
Terima kasih telah menjadi lebih dari sekadar saudara,
menjadi teman, menjadi kompas saat arah kabur.
jadilah penjelajah bersama pasanganmu ka,
menapaki samudra tanpa tepi yang disebut rumah tangga.
Semoga bahtera kalian senantiasa dilimpahi berkah dan kasih yang tiada berujung.
Luqrrr biasaa bahhh kisahmu ini Sherlyy, ndang na binoto songoni, sampe naeng tangisss ibaaa...
Uee taheee..
Alai asi rohani Tuhan i, dilehon do na dumenggan sian naung tasangkapi ala sangkapNa do na mamboan hasonangan
Dipasupasu Tuhanta ma parumatanggaonmuna daa dohot lae Jipson, tabe..
Selamat atas perjalan panjang yg telah kalian tempuh bersama di tengah naik turun kehidupan ini, dan selamat mempersiapkan diri menuju langkah yg baru, dari dua menjadi satu, Serly dan Bang Jipson.
Turut berbahagia dengan kebahagiaan kalian, Tuhan menaungi bahtra rumah tangga kalian selalu πππ