Berawal dari pertemuan yang tak disengaja, perlahan kami menyadari bahwa semesta sedang menulis cerita indah untuk kami berdua. Dari perkenalan singkat, tumbuh tawa, cerita, dan rasa nyaman yang tak bisa dijelaskan.
Hari demi hari hubungan kami semakin kuat. Dalam perjalanan ini, tibalah waktunya yang sangat mendebarkan yaitu memperkenalkan diri kepada orang tua.
Dengan penuh harap dan rasa gugup, kami saling menguatkan, melangkah ke babak baru dalam hidup untuk saling mengenal keluarga satu sama lain. Ternyata, restu dan doa dari orang tua begitu hangat, menguatkan keyakinan kami untuk melangkah lebih jauh.
Pertemuan demi pertemuan, tawa dan cerita pun tumbuh tak hanya di antara kami, tetapi juga di antara dua keluarga yang kini mulai menyatu.
Setelah restu orang tua kami dapatkan, selanjutnya langkah kami pun semakin mantap,untuk melanjutkan ke babak berikutnya.
Pada suatu hari tibalah yang penuh haru dan kebahagiaan yaitu prosesi lamaran yang dilaksanakan setelah hari raya idul fitri. Pada tanggal 2 April 2025
Dengan niat tulus dan cinta yang sudah teruji oleh waktu, keluarga kami berkumpul dalam satu atap untuk mengikat janji awal sebuah komitmen suci untuk menuju pernikahan.
Lamaran itu bukan hanya tentang cincin yang disematkan, tetapi tentang dua hati dan dua keluarga yang saling membuka diri, menyatukan harapan, dan menyulam masa depan bersama.
Dan tibalah hari yang kami nantikan, hari di mana janji suci akan terucap, dan cinta kami diikat dalam ikatan pernikahan.
Dengan segala rasa syukur, kami mantapkan hati untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, memulai hidup bersama sebagai suami dan istri.
Pernikahan ini bukanlah akhir dari perjalanan cinta kami, melainkan awal dari babak baru yang penuh tantangan, kebahagiaan, dan harapan.
Kami percaya, dengan cinta, doa, dan restu dari orang-orang terkasih, langkah kami akan selalu diberkahi
