












Berawal dari teman 1 asrama yang bernama wana, yg secara kebetulan juga teman 1 kelas irgi dikampus. Saat itu Covid -19 di mana kita diwajibkan untuk stay home, kami anak2 asrama yang tidak pulang ke kampung punya runitas santai sore. Saat itu wana membuat story watsahap yang didalamnya ada saya, dan di coment irgi ingin berkenalan dengan saya. kami saling follow akun istagram masing2 dan chatingan melalui istgram. Sempat lost contak 1 bulan dan bertemu lagi di Agustus 2020
Setelah menjalin hubungan HTS, kami resmi berpacaran, saling mengenal satu sama lain selama 5 tahun.
Dititik ini, kami memilih untuk berhenti mencari. Momen lamaran menjadi bukti nyata dari kesungguhan hati, sebuah pernyataan bahwa Kami siap melangkah lebih jauh. Kami memilih untuk saling menjaga, mulai dari detik ini hingga selamanya.
Hari ini, dua doa menyatu menjadi satu tujuan. Dihadapan pencipta, kami mengukir janji suci untuk memulai hidup baru.
Pernikahan ini bukan dari akhir cerita cinta kami, melainkan gerbang menuju petualangan abadi yang kami tempuh bersama.