“What counts in making a happy marriage is not so much how compatible you are, but how you deal with incompatibility. A great marriage is not when the perfect couple comes together. It is when an imperfect couple learns to enjoy their differences.”
Kepada Yth. Bapak / Ibu /Saudara/i
Selasa, 24 Maret 2026
R
H
“ Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya "
( Ar-Ruum ayat 21 )
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami.
The Bride
Rani Rohayani, S. Sos.
Putri Pertama dari
Bapak Yayan Taryan (Alm) & Ibu Idas Wati
The Groom
Hadi Ar Rosyid, S. Sos.
Putra Kelima dari
Bapak Riyadi,BA (Alm) / (Bapak Nais) & Ibu Lilis Latifah (Almh) / (Ibu Nais)
Awal pertemuan
Tahun 2019, semesta mempertemukan kita dalam suasana yang sederhana.
Saat itu, kita hanyalah dua orang mahasiswa yang saling menyapa tanpa tahu bahwa takdir sedang bekerja di baliknya.
Tidak ada yang instan.
Semua berjalan perlahan, namun pasti.
Proses Mengenal
Seiring berjalannya waktu, kami belajar memahami perbedaan.
Belajar menerima kekurangan.
Belajar mengendalikan ego.
Belajar untuk saling menguatkan dalam keadaan apapun.
Ada masa di mana jarak menguji,
ada waktu di mana kesibukan membatasi, namun komunikasi dan komitmen selalu menjadi jembatan.
Kami sadar, cinta bukan hanya tentang rasa, tetapi tentang keputusan untuk tetap tinggal, bahkan ketika keadaan tidak selalu mudah.
Keyakinan yang Tumbuh
Hari demi hari berlalu.
Tanpa terasa, rasa itu berubah menjadi keyakinan.
Dalam doa-doa yang diam-diam kami panjatkan,
terselip satu nama yang selalu disebutkan.
Kami mulai membicarakan masa depan,
bukan lagi tentang “aku” dan “kamu”, bukan lagi tentang "keluarga ku" dan bukan lagi tentang "keluarga mu"
tetapi tentang “kita”. tentang "dua keluarga yang bersatu"
Hingga akhirnya, dengan penuh keberanian dan kesungguhan,
kami memutuskan untuk membawa hubungan ini ke arah yang lebih serius.
Momen Lamaran
Pada tanggal 03 April 2025, menjadi saksi dua keluarga dipertemukan dalam suasana hangat dan penuh haru.
Hari itu bukan hanya tentang cincin dan janji, tetapi tentang penyatuan dua keluarga, dua latar belakang,
dan dua perjalanan hidup.
Restu orang tua menjadi penguat langkah kami.
Doa-doa yang dipanjatkan menjadi saksi bahwa keputusan ini bukan sekadar perasaan, melainkan niat untuk beribadah dan membangun rumah tangga bersama.
Menuju pernikahan
Menuju Hari Pernikahan
Persiapan demi persiapan kami lalui bersama.
Dengan segala dinamika, tawa, lelah, dan harapan.
Kami menyadari, perjalanan ini bukanlah akhir,
melainkan awal dari babak baru kehidupan.
Kini, dengan penuh syukur dan kerendahan hati,
kami siap mengikat janji suci pernikahan.
Bersama dalam suka dan duka,
dalam lapang dan sempit,
dalam tawa dan air mata.
Semoga langkah kami selalu diberkahi,
dan rumah tangga yang kami bangun menjadi tempat pulang yang penuh cinta,
ketenangan, dan keberkahan.
Wedding Gift
Selasa, 24 Maret 2026