Kita di pertemukan bukan karena kebetulan, tetapi semesta merestui doa-doa yang kita panjatkan diam-diam. Sejak Akhir tahun 2024 itu, aku tahu, kamu adalah bagian dari takdir yang telah lama kucari.
Katanya cinta dapat tumbuh dengan kebersamaan, seiring berjalannya waktu kami semakin dekat. Memang tidak ada kata pacaran, tapi Allah mentakdirkan kita untuk bersama.
Kehendaknya menuntun kami pada sebuah pertemuan yang tak pernah disangka dengan kurun waktu kurang lebih 4 bulan pendekatan. Pada tanggal 26 Februari 2025 membawa kami pada sebuah ikatan yang di Ridhoi-Nya.
Diantara ribuan wajah, aku menemukan tatapanmu.
Tatapan yang sederhana, namun mampu membuat dunia terasa tenang.
Perjalanan kita mungkin tak selalu mudah, tapi di setiap langkah, aku menemukan alasan untuk bertahan.
Kini dengan penuh cinta, kita memilih untuk saling menggenggam menjadikan cinta ini abadi dalam ikatan suci pernikahan.
